Gubernur Kalteng Tutup Resmi Jamda Kalteng 2025, Tegaskan Peran Pramuka Bentuk Karakter Generasi Muda

Palangka Raya – Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran menutup secara resmi Jambore Daerah Kalimantan Tengah (Jamda Kalteng) Tahun 2025 yang diselenggarakan di Bumi Perkemahan Nyarung Menteng, Palangka Raya, Senin (29/12/2025) malam.

Jamda Kalteng 2025 menjadi wadah strategis bagi anggota Gerakan Pramuka se-Kalimantan Tengah untuk saling bertukar pengalaman, mempererat persaudaraan, serta mengasah kemampuan kepemimpinan dan pembentukan karakter. Kegiatan ini juga dipandang sebagai sarana pembinaan mental generasi muda agar tumbuh menjadi pribadi yang disiplin, mandiri, serta memiliki kepedulian sosial dan lingkungan.

Dalam sambutannya, Gubernur Kalteng H. Agustiar Sabran menegaskan bahwa Gerakan Pramuka merupakan mitra strategis pemerintah dalam membangun sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter.

“Pramuka bukan hanya tentang baris-berbaris atau kegiatan alam, tetapi tentang bagaimana membentuk karakter generasi muda yang berakhlak, cinta tanah air, dan siap berkontribusi bagi daerah,” ucap Gubernur.

Menurutnya, nilai-nilai kepramukaan seperti kedisiplinan, kebersamaan, kepemimpinan, dan semangat pengabdian merupakan fondasi penting dalam mencetak generasi penerus yang berintegritas dan berdaya saing.

Jamda Kalteng 2025 dilaksanakan selama 27 hingga 30 Desember 2025, dengan berbagai rangkaian kegiatan, antara lain pelatihan kepemimpinan, lomba keterampilan kepramukaan, kegiatan edukatif, aksi sosial, serta kegiatan pelestarian lingkungan.

Sementara itu, Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Tengah Agustan Saining, yang turut hadir dalam kegiatan penutupan, menilai Jamda Kalteng memiliki peran penting dalam menanamkan kesadaran lingkungan kepada generasi muda.

“Kegiatan kepramukaan seperti Jamda ini sangat efektif untuk menumbuhkan kepedulian terhadap kelestarian hutan dan lingkungan sejak dini. Pramuka adalah garda terdepan dalam membangun generasi yang cinta alam dan bertanggung jawab terhadap keberlanjutan sumber daya alam Kalimantan Tengah,” ujar Agustan.

Ia berharap nilai-nilai cinta lingkungan yang diperoleh selama kegiatan jambore dapat terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari serta menjadi bagian dari kontribusi nyata generasi muda dalam mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.

Melalui Jamda Kalteng 2025, diharapkan lahir generasi muda Kalimantan Tengah yang tangguh, berkarakter, berdaya saing, serta memiliki kepedulian tinggi terhadap pembangunan dan kelestarian lingkungan daerah.(red)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *