Disdagperin Kalteng Optimalkan Program Pasar Murah dan Pembinaan UMKM Sepanjang 2025

PALANGKA RAYA-Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Provinsi Kalimantan Tengah mencatatkan sejumlah prestasi serta melaksanakan berbagai program strategis sepanjang tahun 2025.

Capaian tersebut menjadi bagian dari upaya berkelanjutan pemerintah daerah dalam memperkuat perekonomian, menjaga stabilitas harga, serta meningkatkan kualitas layanan publik.

Salah satu pencapaian membanggakan diraih Disdagperin Kalteng melalui Predikat Informatif pada ajang Anugerah Keterbukaan Informasi Publik (KIP) Tingkat Provinsi Tahun 2025.

Penghargaan ini mencerminkan komitmen Disdagperin dalam mewujudkan transparansi informasi, dengan penyampaian data yang akurat dan mudah diakses oleh masyarakat.

Selain itu, Kepala Disdagperin Kalteng, Norhani, juga menerima apresiasi dari Bank Indonesia Perwakilan Kalimantan Tengah sebagai Mitra Strategis Tahun 2025.

“Penghargaan tersebut diberikan atas peran aktif Disdagperin dalam menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok, mendukung pengembangan UMKM, serta mendorong digitalisasi perdagangan. Kolaborasi dengan Bank Indonesia dinilai menjadi salah satu pilar penting dalam menjaga ketahanan ekonomi daerah,”ucap Kepala Disdagperin, Jumat (2/1/2026)

Di bidang program dan kegiatan, Disdagperin Kalteng secara konsisten melaksanakan program pasar murah di berbagai kabupaten dan kota.

“Program ini bertujuan untuk membantu menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok sekaligus meningkatkan daya beli masyarakat, sehingga inflasi tetap terkendali dan kebutuhan dasar masyarakat dapat terpenuhi dengan harga terjangkau,” tambahnya.

Disdagperin juga menggulirkan berbagai pelatihan dan pembinaan UMKM serta industri, di antaranya pelatihan kewirausahaan bagi lulusan baru, pelajar, dan mahasiswa guna menumbuhkan jiwa kewirausahaan generasi setempat

“Selain itu, dilakukan pula pelatihan diversifikasi produk olahan hasil kelautan dan perikanan untuk meningkatkan nilai tambah produk lokal, serta pelatihan pengolahan pangan di Kabupaten Katingan guna memperkuat keterampilan industri setempat,” lanjutnya.

Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2026, Disdagperin Kalteng turut menggelar rapat koordinasi stabilitas harga bahan pokok. Kegiatan ini difokuskan pada upaya menjaga ketersediaan pasokan dan memastikan harga barang kebutuhan pokok tetap relatif stabil di pasaran.

“Dalam rangka memperluas akses pasar, Disdagperin Kalteng juga memfasilitasi keikutsertaan Provinsi Kalimantan Tengah pada Trade Expo Indonesia (TEI) 2025,” tuturnya.

Melalui ajang promosi perdagangan nasional tersebut, berbagai produk unggulan daerah seperti kerajinan khas Dayak, suvenir, busana, serta produk pangan diperkenalkan ke tingkat nasional, sekaligus membuka peluang investasi baru.

“Berbagai program dan capaian tersebut memberikan dampak positif terhadap perekonomian daerah, mulai dari terjaganya stabilitas harga dan inflasi, meningkatnya pemberdayaan UMKM dan pelaku usaha lokal, hingga meningkatnya transparansi dan kualitas layanan publik,”ungkapnya.(red)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *