Dinkes Kalteng Pastikan Belum Ada Laporan Kasus Superflu H3N2

Palangka Raya – Ramainya pemberitaan terkait merebaknya kasus superflu Influenza A (H3N2) di sejumlah wilayah Indonesia menjadi perhatian Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah (Dinkes Kalteng). Hingga saat ini, Dinkes Kalteng memastikan belum menerima laporan adanya kasus superflu H3N2 di wilayah Kalimantan Tengah.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah, Suyuti Syamsul, melalui Kepala Bidang Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2), Reza, menyampaikan bahwa pemantauan terus dilakukan secara intensif bersama Dinas Kesehatan kabupaten/kota.

“Sampai sekarang kami belum menerima laporan kasus superflu H3N2 dari Dinas Kesehatan kabupaten dan kota di Kalimantan Tengah. Namun kami tetap melakukan pemantauan dan koordinasi secara berkala,” ujar Reza, Jumat (2/1/2026).

Ia menjelaskan, secara klinis gejala superflu hampir menyerupai flu biasa, namun memiliki tingkat keparahan yang berbeda. Flu biasa umumnya menimbulkan gejala ringan dan dapat sembuh dengan istirahat yang cukup, sedangkan superflu menyebabkan gejala yang lebih berat.

“Perbedaan utamanya ada pada tingkat keparahan dan kecepatan penularan. Superflu memiliki gejala yang lebih berat dan penularannya lebih cepat dibandingkan flu biasa,” jelasnya.

Berdasarkan data rilis Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, tercatat sebanyak 62 kasus superflu H3N2 di Indonesia. Dari jumlah tersebut, pasien terbanyak adalah perempuan, disusul kelompok anak-anak usia 1 hingga 10 tahun.

Meski belum ditemukan kasus di Kalimantan Tengah, Dinkes Kalteng mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dengan menjaga kebersihan diri dan lingkungan, menerapkan pola hidup bersih dan sehat, serta meningkatkan daya tahan tubuh.(red)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *